Senin, 14 November 2016

Software Sekolah Terbaik



Banyak problematika yang dialami atau disebabkan oleh pendidikan di Indonesia walaupun sudah lebih dari seabad Indonesia mengenal kata sekolah dan sembilan kali melakukan perubahan kurikulum. Mulai dari tidak menyenangkannya sistem pembelajaran di sekolah, lamanya jam belajar di sekolah, sampai isu kesehatan siswa yang menjalani sistem pembelajaran itu sendiri. Tentu saja problematika- problematika ini memiliki solusi yang beragam. Salah satu solusi yang mencakup beberapa permasalahan adalah pembelajaran dengan menggunakan perangkat lunak.

Industri kreatif di bidang perangkat lunak pendidikan di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pendidikan di dalam dan luar negeri cukup menjanjikan. Hary S Candra, Koordinator Paguyuban Pengembang Software Edukasi Indonesia optimis bahwa suatu saat nanti Indonesia dapat dikenal dunia lewat produk perangkat lunak pendidikannya, baik yang sesuai kebutuhan kurikulum sekolah dan perguruan tinggi maupun untuk pendidikan umum.
Potensi pangsa pasar industri perangkat lunak (software) untuk segmen pendidikan diperkirakan mencapai Rp 1,25 triliun per tahun. “Industri perangkat lunak jauh lebih berkembang dibandingkan perangkat keras. Saat ini, pangsa pasar software masih cukup tinggi karena potensi pasar masih cukup mendukung,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (UBTT) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Budi Darmadi di Jakarta, Senin (23/4).


Di Indonesia sendiri, kucuran dana APBN untuk kebutuhan perangkat lunak pendidikan mencapai angkat Rp 1.75 triliun pada tahun 2011. Sementara di dunia, ada 1,4 miliar anak yang membutuhkan perangkat lunak pendidikan.

  • Sistem Manajemen Mutu, ISO 9001: 2008
  • Sistem Manajemen Lingkungan, ISO 14001: 2004
  • Sistem manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, OHSAS 18001: 2007

www.sidia.id - software sekolah terbaik
www.software-pendidikan.id - software sekolah terbaik
www.arfadia.com - software sekolah terbaik

Tidak ada komentar :

Posting Komentar